LIPI Temukan Cendawan Baru

posted in: Sumba | 0
cendawan
Ilustrasi cendawan. (fieldherpforum.com)

JAKARTA (HN) – Penjelajahan tim Eksplorasi Bioresources Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan goa yang berisi beragam spesies dan komunitas mikroba unik di kawasan Seksi I Taman Nasional Laiwangi Wanggameti, Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Speses itu ditemukan tim yang tergabung dalam Ekspedisi Widya Nusantara (E-WIN) 2016 di hutan Wanggameti.

Salah satu jenis spesies unik yang ditemukan adalah sejenis cendawan. “Cendawan ini tergolong basidiomisetes dari Ssuku Phallus,” kata Atik Retnowati, peneliti dan juga ahli cendaran dari Pusat Penelitian Biologi LIPI dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (1/5).

Atik menuturkan, biasanya cendawan dari jenis tersebut bagian ujungnya sangat disukai beberapa jenis serangga. Fenomena ini mengisyaratkan bagian ujung cendawan tersebut mengeluarkan sejenis senyawa yang disukai serangga atau dikenal dengan istilah attractant.

Cendawan Phallus ini selanjutnya akan dianalisis di laboratorium untuk mendapatkan karakterisasi molekul kimia yang bertanggung jawab sebagai attractant serangga. “Kami juga akan melakukan kajian lebih lanjut dengan harapan attractant nantinya dapat diaplikasikan dalam sektor pertanian untuk pengendalian hama serangga,” tuturnya.

Selain cendawan Phallus, tim juga menemukan sejenis cendawan yang memiliki miselium berwarna putih dengan ukuran relatif panjang di Goa Wanggameti. Berdasarkan karakter morfologinya, diduga cendawan tersebut termasuk ke dalam suku Fusarium atau Muscodor.

Kedua suku cendawan ini dikenal banyak menghasilkan senyawa kimia yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan manusia. “Karena itu indetifikasi jenis dan karakterisasi molekul bioaktif dari cendawan yang ditemukan perlu divalidasi lebih lanjut melalui analisis 16 RDNA, bioassay dan analisis lainnya di laboratorium,” tutur Atik.

Reportase : Christina Ambarrita

Leave a Reply