Spesies Unik Dari Goa Kars Sumba

posted in: Sumba | 0

unikCibinong : Sampai hari ini Tim Eksplorasi Bioresources IPH LIPI yang tergabung dalam tim Ekspedisi Widya Nusantara (EWIN) LIPI 2016 masih menjelajahi kawasan hutan Laiwangi, Kabupaten Sumba Timur. Pada penjelajahan hutan Wanggameti di kawasan Seksi I TN. Laiwangi Wanggameti, Tim Eksplorasi Bioresources LIPI menemukan sebuah Goa yang memiliki komunitas mikroba unik di dalamnya.

Di dalam goa tersebut tim berhasil menjumpai sejenis cendawan yang unik seperti terlihat pada foto. Cendawan ini tergolong kepada cendawan Basidiomisetes dari suku Phallus tutur Dr. Atik Retnowati, ahli cendawan di Puslit Biologi LIPI. Lebih lanjut Atik menuturkan bahwa biasanya cendawan dari jenis tersebut, bagian ujungnya sangat disukai oleh beberapa jenis serangga. Fenomena alam ini mengisyaratkan bahwa pada bagian ujung cendawan tersebut mengeluarkan sejenis senyawa yang disukai oleh serangga tersebut atau dikenal dengan istilah “attractant”. Beberapajenis senyawa kimia alami yang bersifat sebagai “attractant” serangga tertentu telah dikenal seperti metil eugenol yang dihasilkan oleh beberapa jenis Melaleuca spp.atau tumbuhan kayu putih. Metil eugenol ini telah diaplikasikan pada perkebunan buah-buahan sebagai umpan untuk memerangkap lalat jantan sehingga perkembang biakan lalat buah bisa dikontrol.

Cendawan Phallus yang ditemukan di goa Wanggameti tersebut selanjutnya akan dianalisis di laboratorium untuk mendapatkan dan karakterisasi molekul kimia yang bertanggung jawab senagai “attractant” serangga tersebut, dan akan dilakukan kajian lebih lanjut dengan harapan “attractant” tersebut nantinya dapat di aplikasikan dalam sektor pertanian.

unik-2Selain cendawan Phallus, di goa tersebut juga ditemukan sejenis cendawan yang memiliki miselium berwarna putih dengan ukuran relatif panjang. Berdasarkan karakter morfologinya diduga cendawan tersebut termasuk ke dalam suku Fusarium atau Muscodor. Kedua suku cendawan ini telah dikenal banyak menghasilkan senyawa-senyawa kimia yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan manusia. Oleh karena itu indetifikasi jenis dan karakterisasi molekul bioaktif dari cendawan yang ditemukan di gua ini perlu divalidasi lebih lanjut melalui analisis 16 rDNA, bioassay dan analisis lainnya di laboratorium.

Andria Agusta

Koordinator Eksplorasi Bioresources IPH LIPI 2016

Leave a Reply