Kegiatan Penelitian Ekspedisi Bioresource IPH Di Sumba Hari Ketiga

posted in: Sumba | 0

mobilSetelah melakukan perjalanan selama dua hari dari Bogor-Waingapu dan Waingapu-Wanggameti, tim ekspedisi memulai kegiatan penelitian pada hari ketiga dengan melaksanakan orientasi medan. Seluruh anggota tim melakukan survey awal pada hari minggu (17/04) dari base camp di dekat kantor seksi 3 TN Laiwangi-Wanggameti hingga Desa Ramuk yang merupakan desa enclave di dalam kawasan TNLW. Meski demikian, peneliti dari bidang Botani, Zoologi, Mikrobiologi dan kebun raya langsung melakukan koleksi spesimen tumbuhan, hewan dan materi yang mengandung jasat renik sesuai dengan target penelitian mereka.

koleksiSementara itu peneliti bioprospeksi mulai mengumpulkan tumbuhan yang diduga memiliki khasiat obat. Pada malam harinya langsung dilakukan isolasi jamur endofit yang ada pada sampel tumbuhan. Peneliti dari lab fisiologi tumbuhan dan etnobotani Bidang Botani P2 Biologi juga sudah mulai melakukan wawancara dan pengumpulan tanaman pangan di sekitar TNLW.

Koordinator lapangan ekspedisi Sumba (Oscar Efendi) memimpin rapat koordinasi pada malam hari untuk melakukan evaluasi hasil survey awal dan perencanaan kegiatan hari keempat. Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa peneliti taksonomi dan ekologi tumbuhan bergabung dengan peneliti kebun raya Bogor-Cibodas untuk membuat plot ekologi dan koleksi spesimen herbarium dan tumbuhan hidup di dekat jalur pendakian Gunung Wanggameti. Di lain pihak, peneliti fisiologi tumbuhan dan etnobotani akan bergabung untuk melakukan wawancara dan koleksi tanaman pangan di sekitar kawasan TNLW karena memperoleh informasi adanya panen tanaman jewawut di dekat permukiman penduduk.

Peneliti bidang Zoologi pada hari keempat terbagi menjadi beberapa tim kecil sesuai dengan target hewan yang ingin diteliti. Peneliti dari lab herpetologi dan mamalia melakukan pendakian ke puncak Gunung Wanggameti dan mendirikan flying camp di dekat hutan elfin. Reptil dan mamalia kecil di hutan elfin menjadi target kajian mereka pada hari keempat dan kelima. Peneliti mamalia yang lain dan peneliti burung mulai melakukan pengamatan dan koleksi hewan di awal jalur pendakian dengan memasang berbagai perangkap. Peneliti dari lab moluska dan ikan akan menyusuri beberapa sungai kecil untuk koleksi spesimen ikan dan keong-keongan.

Artikel Ditulis Oleh : Farid Rifaie

Leave a Reply