Ekspedisi ke Papua Barat, Eh..Ada Katak Bermulut Sempit

posted in: Lengguru | 0

 KatakJakarta – Peneliti LIPI bekerjasama dengan I’Institut de Rechere pour le Developpement (IRD) belum lama ini menjelajahi hutan liar di kawasan Kaimana, Papua Barat. Dalam perjalanan 17 Oktober-20 November itu, tim ekspedisi menemukan salah satu jenis amphibi yang cukup langka (endemik) yakni katak bermulut sempit.

“Katak mulut sempit (Microhylidae) di dataran tinggi di ketinggian sekitar 1.000 mdpl. Kita datang musim kemarau, jadi enggak begitu lihat banyak saat itu,” ujar ahli herpetologi LIPI, Evy, yang juga ikut dalam Ekspedisi Lengguru 2014.

Pernyataan ini diungkapkan usai konferensi pers ‘Hasil Penelitian Ekspedisi Lengguru 2014 (Menyingkap Keanekaragaman Hayati Papua Barat)’ di Gedung LIPI, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (28/11/2014).

Dikutip dari laman Wikipedia, katak itu memiliki ciri tubuh lebar dan mulut sempit. Mereka umumnya memakan rayap dan semut.

Salah satu hal yang cukup unik dari katak mulut sempit tersebut adalah reproduksinya. Katak khas Papua itu tidak melalui tahap menjadi berudu, melainkan dari telur langsung menetas menjadi katak.

Di samping itu, Tim Ekspedisi Lengguru 2014 juga menemukan sejumlah spesies menarik lainnya dan beberapa diantaranya diduga jenis baru. Berikut laporan spesies-spesies yang ditemukannya:

Serangga

  1. Kupu-kupu 110 species dan subspecies (ssp) endemik Papua. Dugaan species baru berjumlah 4-5 jenis.
  2. Capung 37 species dan 9 ssp endemik Papua.
  3. Jangkrik 100-150 species. Dugaan ada 2 genus dan spesies jenis baru.

 

Reptil

  1. Amphibi 30 species dan reptil 50 species. Kandidat species baru dari takson ini ada 10.

 

Mamalia

  1. Kelelawar 20 species dan tikus 8 species di mana 4 diantaranya merupakan unidentified species.

 

Burung

  1. Dugaan 7 species baru

Lautan

  1. Hard Coral. Dari 13 stasiun atau sekitar 8 hari penyelaman ada 141 spesies yang terdiri dari 53 genus dan 16 famili.
  2. Gorgonians (Kipas Laut). Dijumpai 8 famili (200-an spesimen koleksi)
  3. Echinoderms (Bintang Laut). 60 spesies (23 binatang laut, 18 cucumbers, 2 brittle stars, 10 sea urchins)
  4. Moluska ditemukan 65 famili atau sekitar 300 jenis dg ukuran di bawah 1,5 cm. 3 kandidat spesies baru dari 1 famili.
  5. Ornamental fishes (Ikan Hias) dan penyu
  6. Mamalia laut, lumba-lumba, paus dan dugong.
  7. Sea gras (Rumput Laut). Ada 5 spesies dari 2 Famili. Di Indonesia ada 13 spesies di Kalimana. Umum dijumpai Halophila ovalis. Ada 28 spesimen rumput laut teridentifikasi ada 14 genera.

 

Artikel ini ditulis oleh DETIK NEWS : Ayunda W Savitri

Leave a Reply