LIPI Temukan 6 Spesies Baru Selama Ekspedisi NKRI di Tambora

posted in: Tambora | 0
6 spesies
LIPI dan tim ekspedisi NKRI dalam jumpa pers tentang 6 spesies baru (Foto: Pramono)

Jakarta – Sebanyak enam spesies baru telah ditemukan oleh para peneliti di kawasan sekitar Gunung Tambora, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Hewan-hewan tersebut ditemukan lewat eksplorasi yang dilakukan selama setengah bulan.

Enam spesies hewan baru itu ditemukan oleh para peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan cara eksplorasi pada 15 hingga 30 April 2015 lalu. Apa saja enam hewan baru itu?

“Ada enam spesies baru, yakni dua cicak, dua kupu-kupu malam alias ngengat, satu serangga kalacemeti dan satu opiliones‎,” kata Ketua Tim LIPI, Cahyo Rahmadi dalam jumpa pers soal temuan ini, di Gedung LIPI, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (12/4/2015).

‎Dua cicak itu berasal dari genus (marga) Cyrcodactilus. Satu dari reptil ini lebih besar dari yang lainnya. Ada dua jenis kupu-kupu malam alias ngengat yang ditemukan. Dua lagi adalah dari serangga mirip laba-laba bernama kalacemeti dan opiliones.

Eksplorasi ini dilakukan dalam ekspedisi memperingati 200 tahun letusan Tambora bersama dengan prajurit TNI, Banteng Raiders, dari Semarang. Ada 48 orang yang ikut ekspedisi ini, terdiri dari 16 orang dari LIPI, tujuh orang dari Tim Ekspedisi NKRI, enam orang dari Kantor Seksi Konservasi Wilayah III Bima Dompu, dan sisanya adalah masyarakat setempat‎.

Mereka berangkat ke Tambora melewati jalur pendakian Kawinda Toi. Jalur pendakian ini disebut Cahyo dipenuhi hutan tropis dan sabana.

Selain menemukan enam spesies baru, tim peneliti juga mencatat kekayaan flora dan fauna di kawasan Taman Nasional Gunung Tambora ini. Ada 22 spesies flora, 46 spesies burung, 21 spesies reptil, dan empat spesies amfibi, dan 10 spesies mamalia.

Ada pula spesies kelompok kerabat kalajengking dan laba-laba sebanyak 10 spesies, juga kelompok kupu-kupu malam ada 230 spesies. Pada kelompok tawon, ada 27 spesies. Namun diperkirakan jumlah spesies masih bisa bertambah bila dilakukan kajian yang lebih mendalam.

Sumber : DETIK NEWS

Leave a Reply