Kupu-Kupu Malam’, Spesies Hama Baru dari Gunung Tambora

posted in: Tambora | 0
Kupu2
‘Kupu-Kupu Malam’, Spesies Hama Baru dari Gunung Tambora (Foto: Lanjar Wiratri/Okezone)

JAKARTA - Dalam ekspedisi Tambora yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI), spesies kupu-kupu malam berhasil ditemukan. Kupu-kupu malam memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dari kupu-kupu biasa.

Kupu-kupu malam memiliki ciri khas pola warna sayap belakang dan sisik sayap yang hilang. Selain itu, di depannya ada titik hitam yang tidak terdapat pada spesies lainnya.

“Belum ada spesies sebelumnya kupu-kupu malam atau leutes yang masuk golongan ngengat, ini bisa melihat keragaman tanaman juga,” ujar Hari Sutrisno, Peneliti LIPI bagian Serangga yang juga menjadi penanggungjawab dalam ekspedisi Tambora.

Spesies kupu-kupu malam hanya makan tanaman jenis tertentu. “Spesies kupu-kupu malam ini bisa jadi bioindikator karena sifat larva yang hanya makan satu jenis tanaman atau lebih. Kami menemukan 230 spesies kupu-kupu malam dengan jenis tanaman yang ada, 250 tanaman di wilayah pendakian,” tambah Hari.

Kupu-kupu malam diduga kuat mampu selamat dari letusan dahsyat gunung Tambora 200 tahun lalu karena sifatnya yang dapat terbang. Apalagi saat masi berbentuk telur saat Tambora meletus, kemungkinan besar telur-telur itu tertiup angin ke wilayah yang tidak jauh dari gunung.

“Ngengat atau kupu-kupu malam bisa terbang saat masih berbentuk telur,” tambah Hari.

Hari menambahkan spesies kupu-kupu malam suatu saat akan berpotensi menjadi hama yang dapat memakan habis tanaman cengkeh. Oleh karena itu, dalam waktu dekat setelah mendapat izin publikasi, pihak LIPI akan memberikan sosialisasi tentang calon hama tersebut kepada pihak terkait.

“Kami menemukan spesies ini berpotensi hama dan akan memakan tanaman cengkeh dari petani. Sifatnya juga sangat unik karena dia hanya makan satu jenis tanaman, jadi nantinya jangan sampai tanaman cengkeh yang dibudidayakan akan terkena serangan hama ini,” tambah Hari.

Sumber : OKE ZONE

Leave a Reply