LENGGURU 2014 : Eksplorasi keanekaragaman hayati di daerah karst Papua Barat

posted in: Lengguru | 0
dayung
Ekspedisi ilmiah LENGGURU 2014 akan berlangsung di Papua Barat dari tanggal 17 Oktober sampai 20 November 2014. Ekspedisi yang dimotori oleh I’Institut de Recherce pour le Développement (IRD), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Akademi Perikanan Sorong (APSOR), didukung oleh perusahaan asal Perancis COLAS, Véolia, dan yayasan TOTAL, mega-kegiatan ini akan melibatkan 74 peneliti gabungan dari Eropa dan Indonesia. Hal ini menjadikan sebagai proyek ilmiah terbesar di Indonesia.
Keanekaragaman hayati yang masih belum terjamah
Sejak jutaan tahun silam, formasi karstik di Papua telah berkembang sebagai hasil subduksi dari pergerakan tektonik yang kompleks. Dengan sejarah geologis yang unik dan merupakan mosaik ekosistem asli, kawasan yang masih liar dan sulit diakses manusia ini bagaikan peti harta karun yang menyimpan begitu banyak ragam hidupan liar yang unik, serta menjadi rumah favorit bagi spesies endemik.
Ekspedisi sebelumnya yang digagas pada tahun 2010, telah berhasil mengumpulkan data awal tentang keanekaragaman hayati yang terdapat di daerah karst yang terletak di Papua Barat. Ekspedisi LENGGURU 2014 akan melebarkan sayap dengan melibatkan peneliti dari berbagai disiplin ilmu. Tujuannya adalah untuk lebih memahami proses apa saja yang menyebabkan terbentuknya dan terpeliharanya keanekaragaman hayati yang terdapat di berbagai tipe ekosistem terpencil tersebut.
Kemitraan yang Berkesinambungan dan Bertanggung jawab

Ekspedisi ilmiah ini terbentuk atas jalinan kerjasama riset yang berkesinambungan antara Perancis dengan Indonesia yang bernaung pada protokol Akses pada Sumber Daya Genetik dan Pembagian Keuntungan yang Adil dan Seimbang yang Timbul dari Pemanfaatannya berdasarkan Konvensi Keanekaragaman Hayati di Nagoya tahun 2010. Protokol tersebut ditopang oleh tiga pilar: akses, pembagian keuntungan, serta menghormati peraturan masing-masing negara dan kontrak yang dibuat.
Dalam rangka ekspedisi LENGGURU 2014, tim akan melakukan analisis sampel biologi di laboratorium zoologi dan botani Pusat Penelitian Biologi LIPI di Cibinong, dekat Jakarta, Indonesia. Analisa barcoding molecular akan dilakukan bersama antara IRD dan LIPI melalui penyediaan peralatan pendukung di laboratorium yang ditempatkan di Puslit Biologi LIPI di Cibinong. Namun demikian, beberapa analisis yang tidak dapat dilakukan di Indonesia akan dilakukan di luar negeri melalui perizinan mengenai pengiriman material dalam bentuk ekstraksi

DNA atau spesimen.
Menggugah minat meneliti kaum muda dan khalayak umum
Ekspedisi yang dapat dikatakan sebagai petualangan ilmiah ini merupakan kesempatan untuk menggugah khalayak umum, terutama kalangan muda, untuk berperan serta dalam penelitian, pemahaman ilmu pengetahuan serta pelestarian keanekaragaman hayati. Berbagai pameran serta sejumlah kegiatan edukatif terkait hal tersebut akan diselenggarakan di Perancis dan Indonesia (Jawa, serta Papua Barat).Keterangan lebih lanjut mengenai ekspedisi Lengguru 2014 dapat dilihat disini.

Artikel ini ditulis oleh Tim Lengguru

Leave a Reply