Enggano si pulau kuciwa, berbatasan dengan India

posted in: Enggano | 0

Pulau 400,6km2 yang dihuni 2.600-an jiwa ini berbatasan dengan wilayah India. Namanya Pulau Enggano — diduga dari kata Portugis “engano“, artinya “kecewa“. Pulau ini adalah satu dari sekitar 92 pulau terluar di Indonesia. Letaknya di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu. Berikut ini foto dan … Continued

Renny Kurnia Hadiaty : Keragaman Ikan adalah Harta

posted in: Enggano | 0

Usia 54 tahun bagi sebagian pegawai negeri barangkali identik dengan masa-masa menjelang pensiun. Namun, bagi peneliti ikan air tawar seperti Renny Kurnia Hadiaty, berarti kian pendeknya waktu mengumpulkan berbagai jenis ikan, terutama yang belum pernah terdata. Berkarya di Lembaga Ilmu … Continued

Berburu Wasiat Hayati Enggano

posted in: Enggano | 0

Di keheningan ruang laboratorium mikrobiologi Cibinong Science Center, Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/5), Rini Riffiani (39) bekerja. Di depannya berserak gelas dan tabling lab, isolat, pipet, dan alat kerja khas peneliti mikrobiologi. la sedang berburu makhluk hidup supermini, bakteri, dalam … Continued

Makhluk-makhluk Unik Enggano Terungkap lewat Ekspedisi LIPI

posted in: Enggano | 0

KOMPAS.com — Ekspedisi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berhasil mengungkap makhluk-makhluk unik di Pulau Enggano. Sejumlah biota diduga merupakan spesies baru. Amir Hamidy, peneliti katak dan amfibi, mengungkapkan, ada satu koleksi katak yang punya “bisep kekar” berwarna hitam. “Bisep kekar” itu … Continued

Puluhan Spesies Baru Bukan Mustahil

posted in: Enggano | 0

JAKARTA, KOMPAS – Tim Eksplorasi Bioresources 2015 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yalan memenuhi target minimal sepuluh spesies baru dari sampel fauna, flora, dan mikroba yang dikoleksi di Pulau Enggano, Bengkulu. Meskipun jumlah jenis flora, fauna, dan mikroba tidak sebanyak pulau … Continued

Yauuwka Enggano

posted in: Enggano | 0

“Bahasa Enggano itu susah, tulisan dengan lisan itu berbeda. Sulit untuk bisa mencatatkannya.” Enggano, Bengkulu (ANTARA News) – “Yauuwka,” kata peneliti LIPI  M Fathi Royani dalam bahasa Enggano. Dia tidak menyangka ucapannya menuai protes warga yang mendengar. “Itu penghinaan namanya. … Continued

1 2 3 4 5